Jumat, 28 Oktober 2011

POKOK-POKOK KEBIJAKAN UMUM PENGURUS DAERAH PELAJAR ISLAM INDONESIA KOTA MATARAM PD PII MATARAM PRIODE 2011 – 2012


POKOK-POKOK KEBIJAKAN UMUM
PENGURUS DAERAH PELAJAR ISLAM INDONESIA
KOTA MATARAM
PD PII MATARAM PRIODE 2011 – 2012

I.             PENDAHULUAN

PII merupakan salah satu mata rantai perjungan umat Islam yang ada di Indonesia sejak 4 mei 1947. Sebagai salah satu mata rantai dari sekian mata rantai perjuangan umat Islam yang ada tidak dapat dipungkiri keberadaan. PII yang berbasis pelajar mempunyai tujuan kesempurnaan pendidikan dan kebudayaan yang sesuai dengan Islam bagi segenap rakyat Indonesia dan umat manusia. Tujuan ini merupakan perpaduan antara dua unsur, yakni pendidikan yang selalu dikaitkan dengan pola pikir generasi bangsa dan kebudayan yang mencakup cara hidup generasi bangsa. Artinya, keduanya harus seimbang. Yakni, pola pikir yang maju dan cara hidup yang bernuansakan akhlak mulia.
Pelajar saat ini cenderung memprioritaskan kesempurnaan pendidikan tanpa menyempurnakan kebudayaan yang bernuansa keagamaan. Pantas jika banyak bermunculan tindakan-tindakan yang mencerminkan rusaknya moral bangsa. Misalnya banyak prostitusi yang pelakunya seorang pelajar, baik SMA maupun mahasiswa.
Realitas yang sangat memprihatinkan. PII hendaknya mampu menyikapi fenomena tersebut. Sebagai organisasi yang berbasis pelajar PII hendaknya mampu menginovasi gerakan untuk mencapai cita-cita dan tujuan yang diinginkan.
PII akhir-akhir ini berkesan mati suri. Meskipun PII berbasis pelajar, banyak pelajar yang tidak mengenal PII. Hal ini disebabkan oleh eksistensi PII yang belum teraplikasikan. Terlalu minimnya kegiatan yang bersifat ekstra menjadikan PII kurang begitu dikenal di kalangan masyarakat, lebih-lebih pelajar. Jadi, bisa dikatakan PII mulai kehilangan kadernya.
Melalui momen ini hendaknya PII harus bersikap kreatif dan inovatif dengan mengadakan gerakan ke luar. Artinya, mengadakan kegiatan yang sangat diminati para kadernya dan bersifat memublikasikan. Misalnya kegiatan-kegiatan yang sesuai dengan kegiatan para pelajar selaku umatnya. Melalui kegiatan tersebut secara otomatis PII mulai dikenal dan dengan begitu eksistensi PII mulai tampak di permukaan.
LANDASAN

1.      Ideal                            : Al Quran& As Sunnah         
2.      Konstitusional                         : AD/ART PII
3.      Strategis                      : a. Khittah Perjuangan
b.Falsafah Gerakan

II.          MAKSUD DAN TUJUAN
Maksud
Pokok kebijakan PD PII MATARAM priode 2011 – 2012 ini disusun untuk menjadi landasan gerak dasar PII selama SATU tahun ke depan dalam merealisasikan khidmatnya sebagai gerakan pendidikan dan kebudayaan dengan pola gerak yang koordinatif dan sinergis dari seluruh elemen yang ada baik internal maupun eksternal kelembagaan.

Tujuan
Tujuan Pokok kebijakan PD PII MATARAM  priode 2011– 2012 ini adalah Meningkatkan rasa girah perjuangan agar dapat memberikan kontribusi yang baik bagi pelajar Islam  se-Kota Mataram. 

III.       PROBLEMATIKA

          i.     Internal lembaga

a)         Kesulitan dalam mempertahankan rasa solidaritas antar pengurus

b)         Kurangnya kesadaran dari pengurus dalam melaksanakan tugasnya

c)         Pengurus belum memahami PII seutuhnya

d)         Administrasi dan Keuangan
Masalah kelasik yang sering muncul dalam setiap kepengurusana adalah Pendanaan, hal yang paling sering dilakukan adalah mendatangi Keluarga Besar untuk menutupi semua biaya operasional organisai yang ada. Namun karena keterbatasan dan tidak bisa dikoordinasikan dengan bidang terkait potensi besar dari keluarga besar tidak dapat maksimal sebagaimana yang diharapkan. Selain itu juga adanya usaha untuk membuka rekening, namun tidak dapat maksimal dan tidak sesuai dengan hasil yang diharapkan.
Untuk itu diperlukan perlu dibuat adanya pengaturan system keuangan yang lebih akuntabel dan bisa dipertangung jawabkan. Ini menjadi sangat penting karena selain akan menjaga kepercayaan pada setiap stak holder PII juga akan menjadi modal untuk mengalirnya keuangan konvensional lebih lancar.
             ii.      Eksternal lembaga

a)         Kurangnya kesadaran/minat pelajar untuk berorganisasi dan belajar (ISLAM)

b)         Gaya hidup westernisasi yang mempengaruhi pelajar masa kini.


c)         PII kurang terkenal di public
Melalui momen ini hendaknya PII harus bersikap kreatif dan inovatif dengan mengadakan gerakan ke luar. Artinya, mengadakan kegiatan yang sangat diminati para kadernya dan bersifat memublikasikan. Misalnya kegiatan-kegiatan yang sesuai dengan kegiatan para pelajar selaku umatnya. Melalui kegiatan tersebut secara otomatis PII mulai dikenal dan dengan begitu eksistensi PII mulai tampak di permukaan.
POKOK – POKOK KEBIJAKAN UMUM

Berdasarkan pokok-pokok pikiran diantas maka disusunlah pokok-pokok kebijakan umum sebagai berikut : 
1.    Membantu memberikan metode pembelajaran yang dapat mengembalikan minat belajar para siswa.
2.    Membantu menumbuhkan sikap inovarif dalam diri pelajar.
3.    Mengubah paradigma pelajar terhadap kebudayaan Islam.
4.    Menghimpun dan menganalisa serta memberikan solusi terhadap permasalahan yang menghambat proses belajar.
5.    Meningkatkan pemahaman organisasi dan pengembangan ke setiap aspek.
6.    Membangun system administrasi dan keuangan untuk mendukung pelaksanaan program dan kesejahteraan anggota.
POKOK KEBIJAKAN BIDANG

A. Bidang Kesekretariatan
1.      Pembuatan program kerja yang dapat mendukung aktivitas bidang lain dalam kepengurusan.
2.      Pendokumtasikan setiap kegiatan yang telah berlangsung.
3.      Menyusun mekanisme penyaluran informasi untuk setiap bidang agar lebih efisien.
4.      Mengkoordinasikan dan Perencanaan Penjadwalan setiap kegiatan atau agenda yang akan berlangsung, agar terjadi sinergisitas pada masing-masing bidang yang ada dalam kepengurusan.
5.      Pemahaman terhadap PPA

B. Bidang Kebendaharaan

C. Bidang Kaderisasi
1.    Menghimpun setiap permasalahan organisasi yang berhubungan dengan pengkaderan dalam lingkup internal maupun eksternal organisasi untuk dibahas dalam rapat pleno/harian PD PII MATARAM.
2.    Melakukan kerja sama dengan bidang lain dalam menjalankan tugas.
3.    Melakukan evaluasi implementasi ta’dib
1.    Rapat bidang untuk merumuskan kebijakan bidang menyangkut berbagai masalah intern maupun ekstern bidang.
2.    Melaksanakan system kaderisasi sebagai pembentukan kepribadian keder yang berpola pikir maju dan berbudaya islam.

D. Bidang Pemberdayaan dan Pengembangan Organisasi
1.    Pembentukan dan pengembangan PK di setiap sekolah, baik yang belum terbentuk PK maupun yang sudah memiliki PK tetapi masih fakum.
2.    Membentuk anggota yang kritis dalam menanggapi sesuatu.
3.    Membuat suatu karya yang memiliki nilai jual.
4.    Membantu menyelesaikan masalah-masalah para anggota PII dalam hal ini PD dan PK, baik masalah sekolah maupun masalah keluarga.
5.    Saling bertukar pikiran tentang segala hal mengenai organisasi.
6.    Bersama-sama belajar mendalami segala sesuatu tentang islam.

E. Bidang Komunikasi Umat
1.      Menghimpun setiap permasalahan yang berkaitan dengan hubungan eksternal organisasi PII untuk dibahas dalam rapat pleno/rapat harian
2.      Membina dan mengembangkan hubungan kelembagaan serta kerjasama dengan pihak-pihak lain/organisasi lain
3.      Membina, mengembangkan dan meningkatkan peran kelembagaan PII
4.      Mengembangkan pola-pola responsi proaksi eksternal PII dan pola pencitraan PII
5.      Memimpin rapat koordinasi dengan departemen HAL dan Info Kepelajaran untuk merumuskan kebijakan-kebijakan yang akan dilaksanakan oleh depatemen dan bidang tersebut.
6.      Membina dan menjaga relationship dengan ormas Islam, tokoh masyarakat, media dan Keluarga besar dalam rangka mencapai missi organisasi

F. Bidang Keputrian

Demikian pola kebijakan ini, semoga apa yang kita niatkan untuk kemajuan Islam ini melalui PII dapat terealisasi dengan selalu berdoa dan berusaha semoga Allah tetap memberikan petunjuk pada kita dan mengokohkan gerakan kita baik internal maupun internal untk menghadapi tantangan kedepannya.
Billahitaufik wal hidayah
Wassalamu’alaikum Wr Wb

PENGURUS DAERAH
PELAJAR ISLAM INDONESIA
PRIODE 2011 – 2012



RYZAL WAHYU AMRI
    Ketua Umum


Tidak ada komentar:

Posting Komentar